INFO Kesehatan

Kaki Pecah-Pecah?

Salah satu penyebab telapak kaki pecah-pecah adalah jamur. Seringkali dikenali sebagai kutu air/athlete’s foot. Kelembaban yang tinggi menyebabkan jamur mudah tumbuh. Apalagi jika seharian kaki tertutup tanpa sirkulasi yang cukup. Di samping itu, faktor kekeringan pada kulit telapak kaki juga bisa menjadi pemicu terjadinya pecah-pecah pada permukaan kulit. Kulit bisa menjadi lebih sensitif dan peka terhadap gesekan dengan benda lain seperti sendal atau sepatu. Jika kondisi kaki anda memang lembab dan berkeringat, maka body lotion dan batu apung tidak ada gunanya.

Sebab pemicu telapak kaki menjadi pecah-pecah bukan akibat kekeringan kulit. Jadi Anda harus mengobati penyebab sebenarnya yaitu jamur kulit. Biasanya, jamur ini timbul karena jari-jari pada kaki tidak bersih dan lembab. Hal ini ditandai dengan bau tidak sedap ketika membuka sepatu atau kaus kaki. Kondisi lembab memang sangat digemari oleh jamur untuk berkembang biak dan menyebar ke tempat-tempat lain di telapak kaki. Terutama pada musim panas yang menyebabkan kaki sering berkeringat.

Oleh karena itu, rajin mengganti kaus kaki merupakan solusi yang tepat untuk menghindari kaki terus berkeringat. Selain penyebabnya jamur, bisa jadi telapak kaki pecah-pecah juga disebabkan oleh faktor keturunan. Ada baiknya anda mengecek apakah ada anggota keluarga anda dari kakek nenek, bapak ibu, saudara-saudara lainnya yang menderita penyakit yang sama.

Cara terbaik untuk mencegah kulit pecah-pecah menjadi lebih terbuka, sebaiknya anda tetap menjaga kekeringan pada telapak kulit anda, bila sesudah mandi atau berwudhu segera keringkan dengan menggunakan keset atau handuk kecil. Dan, selalu menggunakan sandal terutama bila berada di dalam rumah. Di samping itu, perbanyaklah mengonsumsi vitamin riboflavin (B2) dan Niacin (B3). Sumber pangan yang kaya akan vitamin B2 ini adalah susu, daging, hati, ginjal, jantung, keju, telur, ikan, kedelai dan sayur-sayuran yang berwarna hijau. Fungsi vitamin B2 selain terlibat dalam pembentukan produksi energi di dalam tubuh juga juga menjaga kesehatan kuluit, kuku, rambut, mulut bibir dan tenggorkan. Sedangkan niacin atau vitamin B3 terdapat pada hati, dagin, telur, ikan dan kacang tanah. Serta, kacang-kacangan, susu dan alpukat. Bila tubuh kekurangan vitamin B3, maka salah satu cirinya adalah gangguan pada kulit, baik berupa dermatitis ataupun kulit pecah-pecah dan bersisik.

Di samping itu, anda bisa mencoba menggunakan ramuan Garam Bukit dan Sambiloto. Cara memakainya, ambil satu sendok teh Garam Bukit dan Sambiloto lalu campurkan di ember atau baskom berisi air secukupnya supaya bisa merendam kaki anda, aduk hingga rata, lalu rendamlah kaki anda hingga 30-45 menit. Lakukan hal ini pagi dan sore atau malam, bekas air rendaman pagi hari sebaiknya dibuang dan jangan dipakai dua kali.

Untuk perawatan di rumah, cobalah rendam kaki Anda dengan air hangat yang diberi sabun cair, setidaknya sepuluh sampai lima belas menit. Jika telapak kaki sudah agak lunak, gunakan batu apung khusus untuk telapak kaki (jangan terlalu kasar karena bisa menyebabkan iritasi) atau sikat khusus telapak kaki, dan gosok-gosokkan dengan lembut dengan gerakan memutar, kira-kira lima menit untuk masing-masing kaki. Setelah itu keringkan kaki, pijat-pijatlah dengan lembut dengan menggunakan minyak esensial atau boleh juga dengan body lotion agar peredaran darah di telapak kaki lancar. Anda juga bisa menggunakan body butter karena kadar emolientnya (pelembut) lebih tinggi dari body lotion biasa. Lakukan perawatan ini seminggu sekali. Perawatan ini bisa Anda lakukan sendiri di rumah atau di salon.

Untuk perawatan sehari-hari, jangan lupa menggunakan body butter di telapak kaki pada malam hari sebelum tidur. Atau boleh juga menggunakan krim khusus telapak kaki seperti Gehwol. Lakukan pada kaki yang bersih (jadi bersihkan dulu dengan sabun secara seksama sebelum tidur). Penggunaan krim pada telapak kaki di malam hari bisa membantu kulit telapak lebih lembut di keesokan harinya, sehingga tidak mudah teriritasi saat Anda harus berlalu-lalang dengan sepatu.

Lakukan semuanya dengan sabar, insya Allah perlahan-lahan kondisi kulit telapak Anda akan semakin membaik. Salam dari Mediasehat

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Berikan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Rubric Theme. Blog di WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: